Dzikir Asmaul Husna: Memberikan Kecerdasan pada Anak

Keutamaan dan khasiat dari Dzikir (wirid) Asmaul Husna yang akan dibahas adalah dzikir untuk mencerdaskan otak anak yang bebal, untuk keberhasilan dalam ujian dan untuk keselamatan dari marabahaya.Berikut dibawah ini adalah dzikir asmaul husna yang dimaksud:

37. Al 'Aliy,  العلي .
    Artinya: Yang Maha Tinggi dan Luhur Martabat-Nya

    Khasiat dan keutamaan:
    1.  Untuk mencerdaskan otak anak yang bebal.
    2.  Anak tersebut akan tumbuh dengan keyakinan yang kuat, tidak mudah putus asa dalam menghadapi setiap persoalan.

    Cara mengamalkan:
    1.  Ambil kertas putih lalu tulislah "Yaa 'Aliyy" sebanyak 10 kali (dalam huruf Arab) dan dalam keadaan suci.
    2.  Kertas tersebut lalu direndam pada air bersih dan dibuat sebagai air minum disetiap pagi hari. Insya Allah akan tercapi harapan dan terjadi perubahan yang lebih baik pada anak tersebut.


38. Al Kabiir,  الكبير .
    Artinya: Yang Maha Besar

    Khasiat dan keutamaan:
    1.  Mendorong keberhasilan dalam setiap menghadapi testing ataupun ujian.
    2.  Diberikan kemudahan dalam membayar atau melunasi hutang.
    3.  Bisa mengembalikan posisi orang yang tergeser ataupun dipecat pada kedudukan semula.

    Cara mengamalkan:
    1.  Untuk keutamaan yang pertama, bagi para pelajar dan mahasiswa yang sedang ataupun menjelang ujian, agar membaca "Yaa Kabiir" sebanyak 232 kali setiap selesai shalat fardhu. Lalu berdoa agar ujian yang sedang dan akan dihadapi bisa sukses dan lulus dengan hasil yang terbaik.
    2.  Untuk keutamaan yang kedua, caranya sama seperti cara yang pertama, hanya berbeda dalam doa yang dipanjatkan, yaitu untuk kemudahan dalam membayar hutang.
    3.  Untuk keutamaan yang ketiga, supaya berpuasa 7 (tujuh) hari berturut-turut dengan niat puasa sunat. Setelah selesai puasa dihari ke-7, pada tengah malamnya mengerjakan shalat hajat 2 rakaat. Setelah itu membaca "Yaa Kabiir" sebanyak 1000 kali secara khusyuk. Kemudian dilanjutkan dengan berdoa memohon agar dikembalikan kedudukan atapun jabatan yang semula.

    Insya Allah semua doa dan harapan dalam mengamalkan asmaul husna ini akan diijabah oleh Allah.


39. Al Hafiizh,  الحفيظ .
    Artinya: Yang Maha Melindungi dan Memelihara.

    Khasiat dan keutamaan:
    1.  Sebagai tameng perlindungan ketika menghadapi marabahaya.
    2.  Terjaga dari berbagai ancaman.

    Cara mengamalkan:
    1.  Supaya membaca "Yaa Hafiizh" setiap hari setelah shalat fardhu dengan jumlah bacaan yang tidak terbatas.
    2.  Bagi yang sedang terancam jiwanya, misalnya oleh binatang buas dihutan atau ketika hendak masuk hutan yang banyak binatang buasnya, maka agar membaca "Yaa Hafiizh" sebanyak 99 kali. Insya Allah binatang buas itu tidak berani mendekat.

Bersambung:

2 komentar:

  1. Amalang atau wiridnya apa hrus dibaca setiap hbis sholat magrib? Kalau dibaca sehabis sholat ashar boleh gak? Tolong jawabannya dikirim ke:
    E-mail: radja_ngglibet@yahoo.co.id
    Hp: 083845198032
    wassalam

    BalasHapus
  2. @ Ki Sakti:
    Untuk wirid / dzikir ba'da shalat maghrib bisa diilhat di link berikut:
    http://www.muslimmagz.com/2010/05/dzikir-untuk-cita-cita-dan-menghadapi.html
    http://www.muslimmagz.com/2010/04/amalan-wirid-untuk-kecerdasan-dan.html
    http://www.muslimmagz.com/2010/04/amalan-untuk-meluruskan-keluarga-yang.html
    http://www.muslimmagz.com/2010/05/dzikir-untuk-kemuliaan-dunia-akhirat.html
    http://www.muslimmagz.com/2010/03/wirid-asma-al-husna-cara-mengamalkan_25.html
    http://www.muslimmagz.com/2010/03/wirid-asma-al-husna-cara-mengamalkan.html
    http://www.muslimmagz.com/2010/02/wirid-asmaul-husna-cara-mengamalkan.html

    Perlu diketahui bahwa keutamaan wirid asmaul husna disusun oleh para ulama. sehingga cara pengamalannya sesuai pengetahuan para ulama tersebut dan telah terbukti keutamaan dan khasiatnya. Tapi bukan tidak mungkin anda mencoba sendiri untuk pengamalannya.

    Mengenai amalan setelah shalat ashar bisa dengan amalan-amalan doa penutup hari. Atau bisa juga dengan amalan Al-Ma'tsurat yang disusun oleh Ulama Imam Hasan Al-Bana. Meskipun ada beberapa pihak yang meragukan ke-sahih-an sanad hadits doa-doa tersebut, namun berdasarkan penelitian penulis, amalan ini walaupun ada beberapa yang lemah sanadnya, namun masih boleh dijadikan amalan doa, dikarenakan susunan kalimat doa yang sangat baik.

    Demikian semoga bermanfaat.

    BalasHapus

Himbauan bagi pengunjung agar dapat memberikan tanggapan atau komentar pada setiap artikel yang anda baca. Agar Blog ini menjadi lebih hidup. Dan tidak menutup adanya koreksi atau kritikan atas setiap Artikel yang dipublikasikan. Terima kasih